Pelantikan DPW PPSI Jabar Dorong Regenerasi dan Penguatan Jati Diri Pencak Silat


KOTA BANDUNG — Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting untuk memperkuat regenerasi atlet sekaligus menjaga pencak silat sebagai identitas budaya Sunda dan bangsa Indonesia. Acara yang digelar di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan, Kota Bandung, Sabtu (17/01/2026), menandai komitmen bersama untuk memajukan pencak silat tidak hanya sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai warisan nilai luhur.

Kehadiran berbagai unsur strategis dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi olahraga dan budaya menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat membutuhkan sinergi lintas sektor. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari akar rumput hingga level prestasi.

Dalam kesempatan tersebut, pencak silat kembali ditegaskan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Nilai disiplin, pengendalian diri, spiritualitas, serta penghormatan terhadap tradisi menjadi fondasi utama yang harus dijaga di tengah modernisasi dan kompetisi olahraga yang semakin ketat.

Kepengurusan baru DPW PPSI Jawa Barat diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan mengembangkan sistem pembinaan atlet yang adaptif, sekaligus memperkuat peran pencak silat sebagai pemersatu masyarakat. Upaya peningkatan prestasi diharapkan berjalan seiring dengan pelestarian nilai budaya yang menjadi ruh pencak silat itu sendiri.

Pelantikan tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar PPSI Jawa Barat mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang berkarakter, serta menjadikan pencak silat tetap relevan dan membumi di tengah generasi muda, tanpa kehilangan jati diri dan nilai spiritualnya.

Posting Komentar untuk "Pelantikan DPW PPSI Jabar Dorong Regenerasi dan Penguatan Jati Diri Pencak Silat"