Pelican Crossing Uji Kesadaran Berlalu Lintas Warga Cimahi



Beriringan, KOTA CIMAHI — Pemasangan pelican crossing di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan SMP Negeri 6 Kota Cimahi, bukan sekadar penambahan fasilitas lalu lintas. Lebih dari itu, kehadiran APILL khusus penyeberang ini menjadi ujian nyata bagi kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan di Kota Cimahi.

Di kawasan dengan arus kendaraan yang padat dan aktivitas siswa yang tinggi, pelican crossing menuntut perubahan kebiasaan, terutama bagi pengendara yang selama ini terbiasa melaju tanpa jeda. Lampu merah yang menyala untuk memberi kesempatan pejalan kaki menyeberang menghadirkan tantangan baru: bersedia berhenti sejenak demi keselamatan orang lain.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menyebutkan bahwa pelican crossing memang dirancang untuk memprioritaskan pejalan kaki, kelompok pengguna jalan yang selama ini kerap berada pada posisi paling rentan. Namun, ia tak menampik bahwa fasilitas ini membutuhkan pemahaman dan sikap saling menghormati agar dapat berfungsi optimal.

“Ini bukan soal cepat atau lambat di jalan, tapi soal berbagi ruang dan waktu,” ujar Endang.

Pelican crossing juga menggeser paradigma lama bahwa jalan sepenuhnya milik kendaraan bermotor. Keberadaannya menegaskan bahwa pejalan kaki, termasuk anak-anak sekolah, memiliki hak yang sama atas rasa aman di ruang publik.

Meski berpotensi menimbulkan tundaan lalu lintas dalam hitungan detik, Dishub menilai jeda tersebut merupakan harga yang wajar untuk mencegah risiko kecelakaan. Di sinilah peran kesabaran pengendara diuji: apakah rela mengurangi kecepatan demi keselamatan bersama.

Dishub Cimahi telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah sekitar agar siswa memahami cara menggunakan pelican crossing dengan benar. Namun, tantangan sesungguhnya justru terletak pada konsistensi para pengendara dalam mematuhi isyarat lampu.

Rencana pemasangan pelican crossing di titik lain seperti Jalan Baros menunjukkan bahwa ke depan, kota ini tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mendorong perubahan budaya berlalu lintas.

Pelican crossing di Jalan Gatot Subroto kini berdiri sebagai simbol sederhana: bahwa keselamatan bukan hanya urusan alat dan anggaran, melainkan soal kesadaran kolektif untuk saling menjaga di jalan raya.



Posting Komentar untuk "Pelican Crossing Uji Kesadaran Berlalu Lintas Warga Cimahi"