Wakil Walikota Cimahi dan Ratusan Jemaah Peringati Nuzulul Quran 1447 H di Masjid Agung Cimahi
Beriringan.com || KOTA CIMAHI — Sekitar 400 jemaah memadati Masjid Agung Cimahi dalam peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman terhadap Alquran sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Peringatan turunnya Alquran ini dipimpin oleh KH. MD. Ubaydillah AB, pimpinan Pondok Pesantren Roudhotul Ulum Cisasawi, Kabupaten Bandung Barat. Acara diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung sejak waktu berbuka puasa.
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib dan Isya berjamaah, pembacaan ayat suci Alquran, serta tausiyah yang diikuti para jemaah dengan penuh khidmat. Sejumlah tokoh masyarakat, ulama, dan aparat keamanan turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Kapolsek Cimahi Donny Irawan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira menegaskan pentingnya menjadikan Alquran sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pemahaman terhadap Alquran tidak hanya diperoleh melalui pendengaran, tetapi juga melalui hati dan kesungguhan dalam mempelajarinya.
“Sejatinya memahami kebenaran bukan hanya melalui telinga, tetapi melalui hati. Bahkan teman-teman tuli pun bisa membaca Alquran,” ujar Adhitia.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus melakukan introspeksi diri serta memperkuat pendidikan Alquran di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.
“Kita harus memastikan para ulama, guru mengaji, dan para asatid di setiap lembur di Kota Cimahi benar-benar mampu mentransfer ilmu-ilmu Alquran kepada anak-anak kita,” katanya.
Adhitia menambahkan, peringatan Nuzulul Quran juga menjadi momentum penting untuk menegaskan nilai keadilan dan kesetaraan dalam kehidupan beragama. Menurutnya, semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk mengakses dan mempelajari ajaran Alquran.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat masih dapat berkumpul dan memperkuat nilai-nilai keimanan di Masjid Agung Cimahi.
“Nilai-nilai ketuhanan harus terus hidup dalam kehidupan masyarakat Kota Cimahi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Alquran semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, ulama, dan aparat keamanan dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
Peringatan Nuzulul Quran 1447 H di Cimahi diharapkan menjadi momentum untuk memperdalam keimanan serta meningkatkan ketakwaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. (Dendi)
