Ketua DPRD Harap Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Kota Cimahi Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah

Beriringan media, KOTA CIMAHI – Ketua DPRD Kota Cimahi menyampaikan harapan besar agar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Cimahi dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis nilai.
Hal tersebut disampaikan dalam acara pengukuhan pengurus ICMI Kota Cimahi masa bakti 2026–2031. Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Ketua DPRD menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.
Menurutnya, amanah yang diberikan bukanlah tugas ringan, melainkan tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan pembangunan daerah, khususnya di Kota Cimahi.
ICMI, lanjutnya, merupakan wadah berhimpunnya para cendekiawan Muslim yang memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa melalui penguatan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta kontribusi pemikiran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah dinamika global, transformasi digital, dan tantangan sosial-ekonomi yang semakin kompleks, kehadiran ICMI di daerah dinilai semakin relevan dan dibutuhkan.
Ketua DPRD menegaskan bahwa Cimahi harus terus diarahkan sebagai kota peradaban, yakni kota yang tidak hanya maju secara fisik dan infrastruktur, tetapi juga dibangun di atas fondasi nilai, ilmu pengetahuan, akhlak, budaya, serta kualitas sumber daya manusia yang unggul. “Kota peradaban adalah kota yang menjadikan moralitas dan intelektualitas sebagai pilar utama pembangunan,” ujarnya, Sabtu, (14/02/2026).
Sebagai kota strategis di Jawa Barat, Cimahi memiliki karakter masyarakat yang religius, dinamis, dan produktif. Modal sosial tersebut, menurutnya, harus dirawat dan dikembangkan untuk mendukung terwujudnya visi Cimahi MANTAP (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif).
Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi pentahelix yang melibatkan lima unsur utama pembangunan, yakni pemerintah sebagai regulator dan fasilitator kebijakan, dunia usaha sebagai penggerak ekonomi, akademisi dan cendekiawan sebagai sumber gagasan dan inovasi, komunitas sebagai subjek pembangunan, serta media sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial.
Dalam konteks itu, keberadaan ICMI dinilai sangat strategis karena dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, antara gagasan dan implementasi, serta antara nilai-nilai keislaman dan kemajuan zaman.
Ketua DPRD berharap ICMI Kota Cimahi dapat berperan aktif memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah dan DPRD. Selain itu, ICMI juga diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan literasi masyarakat, mendorong pengembangan ekonomi umat berbasis inovasi dan teknologi, serta menjadi perekat ukhuwah dan penjaga nilai-nilai moderasi beragama.
Ia menambahkan, Kota Cimahi memiliki potensi besar di bidang pendidikan, industri kreatif, serta pengembangan ekonomi lokal. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan seperti ICMI, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan diyakini dapat terwujud.
Mengakhiri sambutannya, Ketua DPRD kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus ICMI Organisasi Daerah Kota Cimahi masa bakti 2026–2031. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan keikhlasan, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat peran intelektual dalam pembangunan daerah