Wakil walikota Cimahi Tegaskan Ambulans Harus Siap Layani Warga

KOTA CIMAHI – Bantuan satu unit ambulans dari Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dinilai menjadi suntikan penting bagi penguatan layanan kegawatdaruratan di Kota Cimahi. Namun, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan bantuan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni atau sekadar simbol kepedulian sosial.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, Senin (22/6/2026). Ia menyampaikan apresiasi kepada Raffi Ahmad atas kontribusinya dalam mendukung pelayanan kemanusiaan melalui PMI Kota Cimahi.

Menurut Adhitia, tambahan armada ambulans menjadi kebutuhan nyata di tengah tuntutan pelayanan darurat yang harus cepat, tepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran kendaraan tersebut diyakini akan memperkuat kapasitas PMI dalam memberikan respons terhadap berbagai kondisi kegawatdaruratan.

“Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga dukungan konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat,” ujar Adhitia.

Ia menegaskan, ambulans merupakan fasilitas publik yang memiliki fungsi vital dalam penyelamatan nyawa. Karena itu, kendaraan tersebut harus dikelola secara profesional, dirawat secara berkala, dan dipastikan selalu siap beroperasi kapan pun dibutuhkan masyarakat.

“Ambulans bukan sekadar kendaraan. Ini adalah amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai bantuan yang diberikan justru tidak optimal karena kurangnya perawatan atau pengelolaan,” tegasnya.

Adhitia meminta jajaran PMI Kota Cimahi menempatkan aspek pemeliharaan sebagai prioritas utama. Kesiapan armada 24 jam dinilai menjadi faktor krusial dalam menentukan efektivitas pelayanan darurat di lapangan.

“Rawat fasilitas ini dengan baik. Lakukan pemeliharaan secara rutin agar ambulans selalu dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja,” katanya.

Lebih jauh, Pemerintah Kota Cimahi berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, tokoh publik, dan elemen masyarakat terus diperkuat untuk menjawab berbagai kebutuhan sosial yang masih ada. Bantuan ambulans dari Raffi Ahmad diharapkan menjadi contoh bahwa kontribusi nyata jauh lebih dibutuhkan daripada sekadar wacana.

Dengan bertambahnya armada PMI Kota Cimahi, masyarakat diharapkan memperoleh akses layanan kesehatan darurat yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih responsif, terutama bagi warga yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses pelayanan. (Dendi)